DOA SEORANG PEMUDA
Oleh Anthony Dio
Marti n, S.Psi, MBA, CPR
“Tapi, apakah kamu yakin?”, tanya Tuhan.
“Iya Tuhan. Saya tak mau yang lain. Tolong, berikan dia
untuk saya”.
“Okelah”, kata Tuhan, “Kalau itu maumu”.
Pemuda itupun secara ajaib bisa mendapat dan menikahi wanita
itu. Tetapi perkawinannya kacau.
Istrinya bukan wanita yang bertanggung jawab dan sama sekali
tidak mengasihi dia. Ujung-ujungnya, ia menjadi gila gara - gara menikahi
wanita itu.
Dilema sebuah doa: Anda begitu menginginkannya, tetapi
apakah Anda yakin bahwa itulah yang terbaik untuk Anda? Seringkali dalam doa,
kita bukan meminta kebijaksanaan Tuhan untuk memberi yang terbaik, tetapi
memaksa Tuhan mengikuti a‘genda’ kita. Sebenarnya, beruntunglah orang yang
merelakan Tuhan untuk melakukan yang terbaik dalam hidupnya serta mau menerima,
meskipun tidak selalu yang seperti yang diinginkannya.
Ada sebuah statement menarik,
“Aku meminta pada Tuhan kemudahan, tetapi Tuhan mem- beriku
cobaan... Aku marah awalnya... Tetapi ketika waktu berjalan bertahun - tahun,
cobaan itulah yang menjadi- kanku seperti sekuat ini”
Karena itulah, lain kali kalau meminta dalam doa pikirkanlah
apakah itu benar - benar yang terbaik buat kita?
Komentar
Posting Komentar